Pondok pesantren As'Adiyah eksis sejak tahun 1930, sudah memiliki kurang lebih 500 cabang dan banyak menelorkan banyak ulama ternama, membuat Wajo di gelari sebagai kota santri. Ya Sengkang cukup familiar dengan sebutan kota santri. Keberadaan Pondok Pesantren As'Adiyah, sebagai mesin pencetak para mubaligh maupun ulama. Selain nelahirkan ulama, juga banyak alumninya jadi ilmuan. Madrasah As'Adiyah merupakan jelmaan dari Madrasatul Arabiatul Islamiyah (MAI), resmi di dirikan oleh Al- Allamah Asysyek HM As'ad, dia merupakan putra pasangan H. Abd Rasyid dan Siti Shaleha seorang ulamaberdarah bugis wajo yang menetap di tanah suci Mekkah.
Koleksi ini mencakup manuskrip dan dokumen penting yang berkaitan dengan sejarah Pondok Pesantren As'adiyah, termasuk karya tulis para ulama, dokumen pendirian pesantren, dan arsip kegiatan keagamaan."